DBMS & PERENCANG BASIS DATA
Lanjut Ketahap Berikutnya broo.. wkwk ,Ane dapet ilmu dari Modul Perkuliahan hehe Sangat Bagus ilmu yang bermanfaat klo ga di amalin kan Percuma ya,jadi klo ilmu kita di amalin ,itu juga bermanfaaat bagi kita dan juga orang lain, apa Lagi Klo ilmu yg kita sudah Teransfer ke Satu Orang dan Orang itu Bakal Transfer ke orang yg lain,Pahalnya berlimpat-lipat,ya ga heheh.hmm.disini ane Bakal Ngasih Tau Tentang DBMS&PERENCANG BASIS DATA
BAHASA dalam DBMS
Refrensi :
DBMS
&
Perancangan Basis Data
Database Management System (DBMS)
Database Management System (DBMS)
DBMS adalah
perangkat lunak yang memungkinkan pemakai untuk mendefinisikan,
mengelola, dan mengontrol akses ke basis data. DBMS yang mengelola basis data
relational disebut dengan Relational DBMS (RDBMS)
BAHASA dalam DBMS
Structure Query Language (SQL) adalah bahasa
standar basis data yang digunakan aplikasi atau pemakai untuk berinteraksi
dengan basis data melalui DBMS.
SQL dibagi menjadi dua, yaitu:
1.Data Definision Language (DDL) SQL yang digunakan untuk mendefinisikan basis data.
2.Data Manipulation Language (DML) SQL yang digunakan untuk mengkases dan
mengelola data pada basis data.
Data Definition Language (DDL)
Data Definition Language (DDL)
Dalam bahasa ini dapat membuat table baru, membuat
indeks, menentukan struktur penyimpanan tabel, dan sebagainya. Hasil kompilasi
perintah DDL disimpan dalam file khusus yang disebut Kamus Data (Data
Dictionary).
Data Manipulation Language (DML)
Bahasa yang berguna untuk melakukan manipulasi data
pada suatu basis data. Manipulasi dapat berupa: penambahan, penghapusan,
pengubahan data pada suatu basis data.
Ada dua tipe
DML, yaitu:
1.Prosedural,
bahasa yang mensyaratkan pemakai untuk menentukan data apa yang diinginkan
serta bagaimana cara untuk mendapatkannya.
2.Non Prosedural, bahasa yang membuat pemakai
dapat menentukan data apa yang diinginkan tanpa menyebutkan bagaimana cara
untuk mendaptkannya.
Komponen DBMS
1.Query
Prosesor, komponen yang mengubah bentuk query kedalam instruksi kedalam
database manager
2.Database Manager, menerima query &
menguji eksternal & konceptual untuk menentukan apakah record – record
tersebut dibutuhkan untuk memenuhi permintaan kemudian database manager
memanggil file manager untuk menyelesaikan permintaan
3.File
Manager, memanipulasi penyimpanan file dan mengatur alokasi ruang penyimpanan
disk
4.DML
Precompiler, modul yang mengubah perintah DML yang ditempelkan kedalam program
aplikasi dalam bentuk fungsi-fungsi 5.DDL Compiler, merubah statement DDL
menjadi kumpulan table atau file yang berisi data dictionary / meta data
6.Dictionary Manajer, mengatur akses dan memelihara data dictionary
Keuntungan DBMS
•Mengurangi pengulangan data •Mencapai independensi
data •Mengintegrasikan data beberapa file •Mengambil data dan informasi dengan
cepat •Meningkatkan keamanan
Kerugian DBMS
Kerugian DBMS
•Perangkat lunak yang mahal •Konfigurasi perangkat
keras yang besar •Mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA
Tujuan Perancangan Basis Data
1.Untuk memenuhi informasi yang berisi
kebutuhan–kebutuhan user secara khusus dan aplikasinya.
2.Memudahkan
pengertian struktur informasi
3.Mendukung kebutuhan–kebutuhan pemrosesan dan
beberapa objek penampilan (respone time, processing time dan strorage space)
Fase Perancangan Basis Data
Fase Perancangan Basis Data
Ada 6 Fase Peroses Perencang Database :
1.Pengumpulan
dan Analisa
2.Perencang database Secara Konseptual
3.
Pemilihan DBMS
4.Perancang
database Secara Logik (Data Model mapping)
5.Perancang
Databsae Secara Fisik
Refrensi :
Komentar
Posting Komentar